Sunday, January 10, 2021

SKKNI BATIK 2018

                 SKKNI atau Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia juga diterapkan pada Industri Kain Batik. SKKNI selalu diperbaharui secara berkala. Untuk SKKNI Batik yang terbaru adalah SKKNI Nomor 104 tahun 2018. Di dalam SKKNI Batik tercantum standar apa saja yang diterapkan. 

                Di dalam SKKNI Batik terdapat pemetaan standar kompetensi yang bisa diterapkan oleh industri Batik untuk menetapkan Job Deskripsi yang diberikan pada tiap unit pekerja. Berikut ini apa saja bagian yang terdapat di dalam industri Batik. 

1. Research & Development (R & D)

    Berikut ini bagian yang terdapat dalam R & D 

    a. Staf drawing

    b. Staf pengembangan alat produksi

    c. Staf pengembangan proses produksi

    d. Desainer

    e. Pimpinan R&D

2. Production, Planning & Inventory Control (PPIC)

    berikut ini bagian yang terdapat dalam PPIC

    a. Staf PPIC

    b. Pimpinan PPIC

3. Purchasing

    berikut ini bagian yang terdapat dalam purchasing

    a. Staf purchasing

    b. Pimpinan purchasing

4. Produksi

    berikut ini bagian yang terdapat dalam produksi

   a. Tukang pola

    b. Tukang potong kain

    c. Tukang persiapan kain

    d. Tukang malam

    e. Tukang sanggan

    f. Tukang blat

    g. Tukang cap

    h. Tukang batik

    i. Tukang warna

    j. Tukang kerok

    k. Tukang lorod

    l. Mandor Produksi

    m. Supervisor produksi

    n. Pimpinan Produksi

5. Utility

    Berikut ini bagian yang terdapat dalam Utility 

    a. Staf air proses

    b. Staf listrik

    c. Staf pengolah limbah

6. Quality Control

    Berikut ini bagian yang terdapat dalam quality control 

    a. Petugas process control

    b. Pemeriksa mutu kain dan hasil pewarnaan

7. Logistik

    berikut ini yang terdapat dalam bagian logistik

    a. staf logistik

    b. Pimpinan logistik

8. Pemasaran

    Berikut ini yang terdapat dalam bagian pemasaran

    a. Staf pemasaran

    b. Pimpinan pemasaran

9. After sales service

    Berikut ini yang terdapat dalam bagian after sales service

    a. Staf layanan after sales

    b. Pimpinan after sales

10. Pembuatan Peralatan dan Perlengkapan batik

    Berikut ini yang terdapat dalam bagian pembuatan peralatan dan perlengkapan batik 

    a. Tukang canting

    b. Tukang canting cap. 


Itulah bagian bagian yang terdapat dalam industri Batik. Untuk industri batik skala kecil tidak menerapkan semua yang ada dalam SKKNI, bisa mengambil beberapa bagian dalam SKKNI untuk diterapkan dalam industrinya agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. 


Saturday, January 9, 2021

Peralatan Untuk Membuat Batik Cap

Untuk membuat batik cap, kita harus mempersiapkan peralatannya. 

1. Meja Pengecapan 

    Ukuran meja pengecapan : 

    Panjang meja cap 130 cm 

    Lebar meja cap 90 cm 

    Tinggi meja cap 80 cm 

     Dibuat seukuran tersebut karena pada umumnya ukuran lebar kain 1meter - 1.15 meter jadi meja             harus dibuat lebih lebar dari lebar kain.  

     Setelah mempersiapkan meja pengecapkan, harus disiapkan lapisan-lapisan agar meja tersebut dapat digunakan untuk mengecap. Semua lapisan tersebut harus dijaga kelembabannya dengan membasahi dengan 1 gayung air. Berikut ini urutan lapisan mulai dari bagian dasar/ bawah sendiri :

Lapisan pertama :

a. busa yang keras (basahi dengan dicipratkan air dalam gayung)

b. plastik tebal

c. karpet

d. karung goni

e. karpet

Lapisan ke-2 :

f. kain katun 

g. kertas semen

h. plastik kaca (remas plastik dan celup dalam gayung berisi air beberapa saat sampai benar benar              basah, lalu diperas) 

Semua lapisan tersebut dibuat sesuai panjang dan lebar meja. bila lebih lebar bisa dilipat ke bawahnya. Lapisan tersebut harus dijaga agar tetap basah dan dingin. Agar menjaga kain yang dicap tidak gosong atau berlubang saat dicap. Bila dirasa lapisan tersebut mulai kering, lapisan pertama dibahasi dengan segayung air. 


2. Media pengecapan 

a. loyang pengecapan yang terbuat dari tembaga yang memiliki berat sekitar 4.5- 5kg agar tidak mudah      melengkung. Di dalam loyang harus diberi sarangan agar malam dapat menyerap rata pada cap yang      akan digunakan. Fungsinya untuk mengatur kekentalan malam yang akan merekat pada alat cap. Isi        dalam loyang sesuai urutan paling bawah adalah : 

    * sarangan dari kuningan ukuran 30 cm x 30 cm 

    * serat karung goni sesuai kebutuhan bisa 1 lapis atau 2 lapis ukuran 30cm x 30cm

    * kain katun sesuai kebutuhan bisa 1 lapis atau 2 lapis ukuran 30cm x 30 cm 

b. kompor yang diletakkan pada dudukan kompor. Gunakan kompor yang memiliki panas merata                sehingga dapat menghasilkan cap yang rata pada kain. 

c. pinset kecil dan pinset besar yang terbuat dari plat untuk membersihkan kotoran yang melekat pada        loyang 

d. susruk / sodet untuk meratakan malam yang telah mencair di atas loyang 


3. Cap 

    Panaskan cap di atas loyang. bila capnya penuh logam tembaganya, butuh waktu 4-5 menit. tapi              kalau capnya single hanya berbentuk bunga bunga, hanya butuh 2 menit dipanaskan sebelum                  dicapkan. 



Sunday, December 20, 2020

Filosofi Motif Batik Gemek Setekem

                          Motif Gemek Setekem merupakan motif batik yang berasal dari Batang dan Banyumas. Motif ini tergolong dari jenis motif fauna unggas yaitu burung puyuh. Nama Gemek Setekem terdiri dari dua suku kata yang berasal dari bahasa Banyumas yaitu gemek dan setekem, gemek berarti burung puyuh dan setekem berarti sekepal telapak tangan. Motif ini dibuat berdasarkan populasi burung puyuh yang banyak terdapat di daerah Banyumas dan sekitarnya.

Motif batik Gemek Setekem memiliki kesatuan dari bentuk motif pokok yaitu burung puyuh dengan motif pendukung yang berupa ornamen tumbuhan yang merupakan habitat dari burung puyuh.

Ciri-ciri motif batik Gemek Setekem adalah burung puyuh yang sedang berada di dalam semak belukar. Di dalam motif Gemek Setekem terdapat motif hias pokok lainnya yaitu ornamen garuda yang berangkai dengan ornamen semen. Motif pendukung yang digunakan pada motif batik Gemek Setekem adalah motif hias lidah api  yang terdapat isen-isen didalamnya.

Nilai Simbolik Batik Gemek Setekem adalah suasana gembira dan suasana ramai. Suasana tersebut dibangun dari keseluruhan motif yang dibubuhkan dalam satu kain batik secara kompleks. Karakteristik burung puyuh adalah burung yang senang berkelana di alam. Karakteristik tersebut merupakan gambaran dari masyarakat Banyumas dan sekitarnya yang senang bekelana dan dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, dan masyarakat yang baru.Penggambaran masyarakat Banyumas dan sekitarnya yang menjunjung tinggi kemandirian di dalam hidupnya. Motif Gemek Setekem mengajarkan bahwa walaupun manusia di manapun berada harus tetap mandiri dan harus tetap menghargai satu sama lain.






Monday, January 14, 2019

Melayani Pembelian dan Pembuatan Batik Printing


Melayani PEMBELIAN KAIN Seragam Batik Printing

Kain batik biasa        > 50pc             50.000/pc
                                    < 50pc             60.000/pc
Kain batik halus        > 50pc             65.000/pc
                                    < 50pc             75.000/pc

* Harga berubah mengikuti bahan baku



Melayani PEMBUATAN SERAGAM Batik Printing

Bahan kain batik biasa 

* Halus furing             > 50pc             105.000/pc
                                    < 50pc             120.000/pc
* Halus tanpa furing   > 50pc             80.000/pc
                                    < 50pc             95.000/pc
* Biasa tanpa furing    > 50pc             70.000/pc
                                    < 50pc             85.000/pc
* Blus furing               > 50pc             105.000/pc
                                    < 50pc             120.000/pc
* Blus tanpa furing     > 50pc             100.000/pc
                                    < 50pc             115.000/pc

Bahan kain batik halus  

* Halus furing             > 50pc             120.000/pc
                                    < 50pc             135.000/pc
* Halus tanpa furing   > 50pc             95.000/pc
                                    < 50pc             110.000/pc
* Biasa tanpa furing    > 50pc             85.000/pc
                                    < 50pc             100.000/pc
* Blus furing               > 50pc             120.000/pc
                                    < 50pc             135.000/pc
* Blus tanpa furing     > 50pc             115.000/pc
                                    < 50pc             130.000/pc


Melayani PEMBUATAN SERAGAM Batik Printing
MOTIF SENDIRI minimal 50pc

Bahan kain batik biasa 2 warna 50pc   

* Halus furing                         130.000/pc     
* Halus tanpa furing               105.000/pc
* Biasa tanpa furing                95.000/pc
* Blus furing                           130.000/pc
* Blus tanpa furing                 125.000/pc

Bahan kain batik biasa 3 warna 50pc

* Halus furing                         155.000/pc
* Halus tanpa furing               130.000/pc
* Biasa tanpa furing                120.000/pc
* Blus furing                           155.000/pc
* Blus tanpa furing                 150.000/pc

Bahan kain batik halus 2 warna 50pc

* Halus furing                         145.000/pc
* Halus tanpa furing               120.000/pc
* Biasa tanpa furing                110.000/pc
* Blus furing                           145.000/pc
* Blus tanpa furing                 140.000/pc

Bahan kain batik halus 3warna 50pc

* Halus furing                         170.000/pc
* Halus tanpa furing               145.000/pc
* Biasa tanpa furing                135.000/pc
* Blus furing                           170.000/pc
* Blus tanpa furing                 165.000/pc

Sunday, May 6, 2018

Belajar Tak Kenal Lelah

Belajar adalah hal yang harus selalu dilakukan bila kita ingin berkembang. Kecintaan terhadap batik membuat saya selalu ingin tahu hal hal baru. Dan anehnya semakin saya ingin tahu semakin saya merasa kecil. Sebagai seorang pemula  dalam membatik saya merasa ilmu saya masih sangat kurang. Oleh karena itu saya mengikuti pelatihan demi pelatihan. Salah satunya adalah pelatihan di BBPLK Semarang.

Pelatihan BBPLK menggembleng saya agar memiliki karakter  pantang menyerah dan menjadi seorang pekerja keras yang selalu on time dan disiplin. Dibimbing oleh seorang Instruktur yang sangat teratur dan tertata rapih membuat saya menjadi pembatik yang tidak asal-asalan.

Selama 20 hari masa pelatihan kami diminta membuat 2 kain batik tulis dengan metode mencolet remasol. 2 kain kombinasi cap dan tulis.

Memiliki teman-teman yang saling mendukung dan menopang membuat kenangan selama dalam masa pelatihan, membuat pelatihan menjadi sangat menyenangkan.


















Menggunakan pewarna Portion


            Batik berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa, yaitu "amba" yang berarti menulis dan kata "tik" yang berarti titik. Kata ambatik dapat diartikan : menorehkan  lilin/ malam pada kain mori, katun atau sutera sebagai bahan penolak warna dengan menggunakan canting, serta melalui beberapa proses sehingga menghasilkan suatu motif  yang unik dan menarik pada permukaan kain tersebut.
            Ada 3 jenis batik yaitu batik tulis, batik cap dan batik kombinasi (cap & tulis). Kain printing warna maupun printing malam tidak dapat disebut sebagai kain batik, tetapi disebut dengan motif batik.
            Cara mengetahui kwalitas batik tulis yang baik adalah dengan memilih bahan kain yang paling halus, cara menulisnya dan babaran warna yang berhasil dengan baik.
          
              Ciri batik tulis :

     Tidak ada satu pun batik tulis yang kembar, semua dibuat hanya satu setiap lembar. Motif biasanya lebih rumit.
     Karena dibuat dengan tangan, tidak ada satu pun yang motifnya sempurna. Justru ketidaksempurnaan inilah yang membuat batik tulis sangat manusiawi.
     Bolak-balik, warna dan motifnya sama. Hal ini dikarenakan, setelah bagian depannya dicanting, bagian baliknya kemudian harus dicanting lagi.
     Memiliki ukuran yang tidak biasa misalnya 2 x 1,25 meter persegi.
     Kalau batik kuno, biasanya ada inisial tulisan tangan nama pembatik di ujung kain.
Bahan membuat batik tulis adalah kain, lilin, pewarna batik, dan pengunci warna. Sedangkan alat yang digunakan untuk membuat batik tulis adalah canting, dingklik, gawangan, wajan, anglo, kompor, taplak, bak celup, dan panci.
         
Langkah membuat batik tulis menggunakan pewarna Portion adalah :

1. Membatik Kerangka
Membatik kerangka dengan memakai pola disebut “mola”, sedang tanpa pola disebut “ngrujak”. Mori yang sudah dibatik seluruhnya berupa kerangka, baik bekas memakai pola maupun dirujak, disebut “batikkan kosongan”, atau disebut juga “klowongan’. Canting yang dipergunakan ialah canting cucuk sedeng yang disebut juga canting klowongan.

2. Ngisen-iseni
Ngisen-iseni dari kata “isi”, maka ngisen-iseni berarti memberi isi atau mengisi. Ngisen iseni dengan mempergunakan canting cucuk kecil disebut juga canting isen. canting isen bermacam-macam. Tetapi sepotong mori belum tentu mempergunakan seluruh macam canting isen, tetapi tergantung pada motif yang akan dibuat.

3. Nerusi
Nerusi merupakan penyelesaian yang kedua. Batikan yang berupa ngengrengan kemudian di balik permukaannya, dan dibatik kembali pada permukaan kedua itu. Membatik nerusi ialah membatik mengikuti motif pembatikan pertama pada bekas tembusnya. Nerusi tidak berbeda dengan mola dan batikan pertama berfungsi sebagai pola. Canting-cantingyang dipergunakan sama dengan canting canting untuk ngengreng nerusi terutama untuk mempertebal tembusan batikan pertama serta untuk memperjelas. Batikan yang selesai pada tahap ini pun masih disebut “ngengrengan”.

4. Nyoleti
Memberikan warna pada area yang diinginkan. Nyoleti dapat menggunakan cuttonbut atau kuas kecil yang dipotong miring ujungnya. Setelah dicoleti, kain diangin-anginkan semalam agar warnanya meresap.
Komposisi membuat coletan menggunakan pewarna Porsion :
1 banding 3 yaitu = 1 sendok makan peres penguat : 3 sendok makan peres bubuk pewarna, lalu ditambahkan 1 gelas air. Aduk secara merata sampai tidak ada gumpalannya.  Siap digunakan untuk mencolet.

5. Nembok
Menutup area yang telah dicolet warna dengan malam. Nembok dapat menggunakan canting tembok atau kuas cat minyak yang ukurannya dapat disesuaikan dengan ukuran motif yang akan ditembok.

6. Nyelup
Mencelup kain yang ingin diberi warna dasar. Setelah kain dicelup warna, kain diangin-anginkan 
selama semalam agar warna meresap.

Komposisi membuat celupan menggunakan pewarna Porsion :
1 penguat : 3 bubuk pewarna. Untuk 2 meter kain gunakan 10 gram penguat dan 30 gram bubuk pewarna,  lalu ditambahkan 1 liter air. Aduk secara merata sampai tidak ada gumpalannya. Siap digunakan untuk celupan. 

7. Nglorot
Proses merebus kain dan menghilangkan malam sehingga menjadi kain. Setelah kain direbus menggunakan soda abu, kain dibilas dalam ember berisi air bersih 2x pembilasan. Setelah dibilas dan semua malamnya hilang, kain diangin-anginkan kembali sampai benar-benar kering.

Kelas Membatik

Batik Tulis Godhong Asem  menawarkan kerjasama dengan Sekolah/ Perusahaan untuk memberikan pengajaran pembuatan batik tulis dalam sehari. Adapun jenis program pengajaran yang kami tawarkan adalah :

Sebagai Narasumber                                                                              
Penjelasan indoor menggunakan power point
Durasi                          : 1,5 jam – 2 jam
Biaya per orang          : Rp. 10.000,00
Fasilitas yang didapat : handout

Pembuatan Saputangan untuk TK
Kuota per kelas           : 20 – 40 anak
Biaya per anak            : Rp 35. 000,00
*Penambahan transport dalam kota Semarang Rp 100.000,00 ; area Jawa Tengah Rp. 200.000,00 
( Harga sewaktu-waktu dapat berubah.)
Fasilitas yang didapat : Sertifikat Dasar I, saputangan sudah diberi wolsome, booklet, souvenir. 
Lama pembuatan        : 2jam  
ukuran kain                 : 30 cm x 30 cm
jenis kain                     : primissima
Proses pembuatan     :
1. Pemilihan pola dilakukan 2 minggu sebelum pelatihan 
            2. Pengenalan tentang batik
            3. Proses mencanting (bisa dilakukan atau tidak)
4. Pewarnaan ( coletan )
5. Pembilasan
                   6. Pelorotan 
Pembuatan Saputangan untuk Kelas 4, 5, 6 SD, SMP, SMA
Kuota per kelas           : 20 – 40 anak
Biaya per orang          : Rp 40. 000,00 
*Penambahan transport dalam kota Semarang Rp 100.000,00 area Jawa Tengah Rp. 200.000,00 
( Harga sewaktu-waktu dapat berubah.)
Fasilitas yang didapat : Sertifikat Dasar II, saputangan sudah diberi wolsome, booklet, souvenir. 
Lama pembuatan        : 2- 3 jam
ukuran kain                 : 30 cm x 30 cm
jenis kain                     : primissima
Proses pembuatan       :
1. Pemilihan pola dilakukan 2 minggu sebelum pelatihan
            2. Pengenalan tentang batik
3. proses pencantingan
4. pewarnaan ( coletan )
                   5. bilas
                   6. pelorotan

                  
Pembuatan Saputangan untuk dewasa, turis domestik dan manca negara

Biaya per orang untuk dewasa dan turis domestik  : Rp 50. 000,00
Biaya per orang turis manca negara : Rp 75.000,00   
*Penambahan transport dalam kota Semarang Rp 100.000,00 area Jawa Tengah Rp. 200.000,00 
( Harga sewaktu-waktu dapat berubah.)
Fasilitas yang didapat : pengenalan batik, snack (bila datang ke Galery Godhong Asem), Sertifikat Dasar II, saputangan sudah diberi wolsome, booklet, souvenir.
Lama pembuatan        : 2- 3 jam
ukuran kain                 : 30 cm x 30 cm
jenis kain                     : primissima
Proses pembuatan     :
1. Pengenalan tentang batik
            2. pembuatan pola
3. proses pencantingan
4. pewarnaan ( coletan )

                   5. pelorotan